Tuesday, March 5, 2013

FESTIVAL DANAU TOBA 2013



Festival Danau Toba (FDT) /DANAU TOBA FESTIVAL adalah sebutan baru bagi event kepariwisataan di kawasan Danau Toba, sebagai pengganti Pesta Danau Toba (PDT) yang telah digelar sejak tahun 80-an dan yang terakhir bulan Desember tahun 2012. Pergantian nama dari Pesta Danau Toba menjadi Festival Danau Toba adalah sesuai hasil rapat Koordinasi Bupati/Walikota se Kawasan Danau Toba pada tgl. 27 April 2012 di Ruang Kerja Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa Pesta Danau Toba mulai tahun 2013 ditingkatkan menjadi Event Nasional dan Kabupaten Samosir ditetapkan sebagai tuan/nyonya rumah, dan pada tgl. 18 Desember 2012 atas hasil audiensi dengan Wamen Parekraf Bpk. Sapta Nirwandar dan tokoh masyarakat, budayawan dan perantau disepakati perubahan nama menjadi Festival Danau Toba (FDT), yang akan didukung penuh oleh Kemen Parekraf RI, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota se kawasan Danau Toba.
Festival Danau Toba 2013 (FDT 2013), dengan host/tuan dan nyonya rumah Kabupaten Samosir merencanakan pelaksanaannya tgl. 8 - 14 September 2013  berthemakan ARGADO BONA NI PINASA (Menghargai Tanah Leluhur) dengan logo Rumah Batak dan Gaja Dompak, suatu karya budaya yang memiliki nilai adat/budaya yang tinggi bagi orang Tapanuli/Batak. Gaja Dompak adalah ukiran kayu yang berbentuk wajah manusia ditempatkan di bagian atas pintu rumah Batak, konon dianggap sebagai penjaga dari roh-roh jahat, sedangkan ulos adalah kain hasil tenunan yang dipakai sebagai lambang perlindungan dan doa, selalu dipakai dalam upacara adat Batak.
Bercermin pada ‘kegagalan’ pelaksanaan Pesta Danau Toba sebelumnya antara lain dilihat dari sisi waktu, lokasi, kegiatan dan peserta termasuk kualitas penyelenggaraannya yang sangat tidak baik yang berdampak pada menurunnya citra Pesta Danau Toba, melalui Festival Danau Toba 2013 diharapkan akan mengangkat kembali citra kepariwisataan di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. 
Menurut informasi Pemerintah Kabupaten Samosir telah membentuk Panitia Lokal Penyelenggara Festival Danau Toba 2013 di Kabupaten Samosir, dengan harapan penyelenggaraannya sungguh-sungguh dapat dilaksanakan secara otonom dan professional dengan metoda kerja yang lebih baik sehingga kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan telah  dikelompokkan menjadi satu bidang/seksi, dalam suasana sinergitas dan kebersamaan.
Informasi yang diterima dari Sekretariat Panitia Lokal, FDT 2013 dipusatkan di Pulau Samosir yakni Pantai Wisata Batu Hoda, Desa Cinta Dame Kecamatan Simanindo, kawasan Tuktuksiadong/Bukit Beta, dan kawasan Open Stage Pangururan, Pasir Putih Parbaba, dengan berbagai kegiatan seperti Festival (pertandingan, lomba dan pagelaran) di bidang Seni-Budaya, Olahraga, Pameran Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Lomba Produk Kuliner-Kreasi-Souvenir, penampilan Artis-Musisi-Budaya dan Semiloka untuk Pemberdayaan Masyarakat.Kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

  1.  Bidang Seni : Lomba Tarian/Tortor, Lomba Vocal Grup/Solo, Lomba Cipta Lagu, Lomba Cipta Musik/Gondang Tradisional, Lomba Drama (Sendratasik), Lomba Mengukir, Lomba Memahat, Lomba Menenun Ulos;
  2. Bidang Budaya  : Lomba Bercerita, Lomba Marumpasa, Lomba Maminta Godang, Lomba-Eksebisihi Tortor/Godang Naposo, Lomba Martumba, lomba Uning-uningan, Lomba Gondang Sabangunan, Lomba Senandung/Mangandung, Lomba Pajangan Ulos (mencari ulos original/kuno), Lomba pakaian Tradisional (Fashion Show Ulos).;
  3.  Bidang Olah Raga (Darat, Air, Udara, Campuran) : Olah raga tradisional Margala (petak umpet), Marjalekat (Engrang), Mangukor/Marhonong (Menyelam) Marlange (Berenang jarak jauh), Volly Pantai, Solu bolon,  Solu parsada-sadaan, Solu parduaduaan, Dragon Boat.
  4. Bidang Pemeliharaan Lingkungan : Lomba Keasrian Lingkungan Perhotelan, Perkampungan/Desa sepanjang jalan Protokol,  Lomba Desa menuju Desa Wisata. Aksi Penanaman Pohon dsb.
  5. Bidang lain : Pemilihan Putri Danau Toba dan Duta Wisata Samosir, Lomba Penyediaan Kuliner (tradisional dan Nasional),
  6. Pemberdayaan Masyarakat, melalui Semi Loka : Kepariwisataan, Budaya, Ekonomi Kerakyatan, Adat-Istiadat (paradaton).
  7. Bidang Entertain/Pagelaran melalui penampilan Artis-Artis terkenal sebagai hiburan buat pengunjung.

Sangat disadari,  Kegiatan Festival Danau Toba 2013 hanya akan dapat terselenggara dengan baik dan mencapai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat kawasan Danau Toba dan menjadikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata internasional, dengan  kerjasama, kolaborasi, sinergitas Panitia, dan dukungan pemangku kepentingan kawasan Danau Toba, khususnya peran serta aktif masyarakat Kabupaten Samosir, sebagai masyarakat sadar wisata.

No comments:

Post a Comment